diklik.co
Indragiri Hilir

DPRD Riau Soroti Lonjakan Harga Ayam di Inhil, Andi Dharma Taufik Minta Rantai Distribusi Diawasi

Ods
Ods
Dipublikasi14 Februari 2026
DPRD Riau Soroti Lonjakan Harga Ayam di Inhil, Andi Dharma Taufik Minta Rantai Distribusi Diawasi
Iklan

leaderboard

“Kenaikan ini terlalu tajam. Jika ada dugaan pengaturan pasokan atau praktik kartel, harus ditelusuri. Jangan sampai masyarakat terus dirugikan,” tegas ADT

DiKlik.Co, RIAU - Anggota DPRD Provinsi Riau Daerah Pemilihan (Dapil) Indragiri Hilir (Inhil), Andi Dharma Taufik mendesak pemerintah daerah bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) segera melakukan pengawasan menyeluruh terhadap rantai distribusi ayam potong.

ADT sapaan akrabnya menegaskan, pengawasan harus dilakukan setelah terjadinya lonjakan harga ayam potong yang dinilai tidak wajar.

Dimana kenaikan harga dari Rp. 33.000 per kilogram pada Juli 2025 menjadi Rp. 47.500 per kilogram pada Februari 2026 sangat signifikan dan berpotensi menekan daya beli masyarakat.

“Kenaikan ini terlalu tajam. Jika ada dugaan pengaturan pasokan atau praktik kartel, harus ditelusuri. Jangan sampai masyarakat terus dirugikan,” tegasnya, Sabtu (14/2)

Menurutnya, TPID perlu turun langsung mengecek stok di tingkat distributor hingga rumah potong ayam, serta berkoordinasi dengan aparat penegak hukum bila ditemukan indikasi pelanggaran persaingan usaha.

Untuk diketahui, berdasarkan data pasar yang dihimpun, harga ayam potong di Kabupaten Indragiri Hilir mengalami tren kenaikan dalam delapan bulan terakhir, yakni pada Juli 2025: Rp33.000/kg, Agustus: Rp34.500/kg, September: Rp36.000/kg, Oktober: Rp36.500/kg, November: Rp34.000/kg, Desember: Rp40.000/kg, Januari 2026: Rp42.000/kg, Februari 2026: Rp47.500/kg

Lonjakan harga ayam potong ini tentunya memberi tekanan pada inflasi bahan pangan daerah karena komoditas tersebut merupakan kebutuhan pokok masyarakat.

Kenaikan beruntun sejak akhir 2025 memunculkan dugaan adanya pengaturan pasokan di tingkat perusahaan peternakan besar yang menguasai pembibitan, pakan hingga distribusi.

"Pemerintah harus segera mengambil langkah konkret agar harga kembali stabil dan daya beli masyarakat tetap terjaga," pungkasnya.

Hingga saat ini, harga ayam potong di sejumlah pasar di Indragiri Hilir masih bertahan di kisaran Rp47.500 per kilogram. (Diklik.co/Redaksi).

#Indragiri Hilir#Tembilahan#Riau#Inflasi
Iklan

leaderboard

Komentar