leaderboard
DiKlik.Co - Malam Jumat biasanya jadi waktu serius di RT 007 Kampung Parit Aman. Wak Labu selaku Ketua RT mengundang seluruh warga menghadiri musyawarah penting.
Undangan ditulis besar-besar :
“Rapat Pembahasan Kemajuan Kawasan RT 007”
Warga pun datang dengan harapan ado keputusan besar — minimal parit dibersihkan atau lampu jalan diperbaiki.
Rapat dimulai pukul delapan malam.
Wak Labu datang pukul sembilan lewat sikit.
Katonyo, pemimpin memang harus ditunggu.
Wak Labu membuka rapat dengan pidato.
“Kemajuan RT 007 ini tergantung kekompakan kite semuo…”
Warga angguk.
Sepuluh menit kemudian, masih pidato.
Dua puluh menit kemudian, masuk cerita masa mudonyo.
“Tahun 1998 dulu sayo hampir jadi ketua pemuda kecamatan…”
Pak Ujang mulai kipas-kipas.
Pak Mail sudah pandang jam.
Anak-anak kecil di belakang mulai main kejar-kejaran.
Agenda rapat masih belum jelas.
Baru nak masuk pembahasan got tersumbat, perut warga mulai berbunyi.
Wak Labu pun berhenti sejenak.
“Kite rehat dulu lah… biar diskusi lebih tenang.”
Tanpa voting, keputusan pertama rapat pun diambil:
Pesan gorengan.
Tak lama datang pisang goreng, tahu isi, tempe panas, lengkap dengan kopi.
Suasana langsung hidup.
Yang tadinya diam, sekarang semua aktif… tapi bahas bola dan harga sawit.
Setelah makan, Wak Labu mencoba mengembalikan suasana serius.
“Baik… kite lanjut agenda…”
Tapi Pak Beni menyampuk,
“Tambah teh satu lagi lah, Pak RT.”
Disambut ramai-ramai:
“Betul tu!”
“Setuju!”
Keputusan tercepat sepanjang sejarah RT akhirnya disahkan:
Tambah pesanan.😀
Pukul sebelas malam rapat ditutup.
Kesimpulan musyawarah:
Gorengan habis
Kopi dua ronde
Tawa masyarakat meningkat
Sementara masalah wilayah RT 007…
…ditunda ke rapat berikutnyo.
Sejak malam itu, warga memahami satu fakta penting:
Kalau Wak Labu bilang “rapat penting”,
artinyo dompet harus siap.
Kini muncul pepatah baru di Kampung Parit Aman:
“Kalau masalah tak selesai, mungkin gorengannyolah yang kurang.”
Dan Wak Labu pulang malam itu dengan bangga.
Menurutnyo, rapat berlangsung sukses besar.
“Partisipasi masyarakat tinggi,” katanya.
Padahal yang tinggi cuma kolesterol warga. ☕😄
By Bang KR
(cerita ini sekedar hiburan semata)



