diklik.co
Gaya Hidup

Wak Labu Jadi Ketua RT, Wak Labu Jalankan “List Iuran” Perangkat RT untuk Open House

Redaksi
Redaksi
Dipublikasi16 Maret 2026
Wak Labu Jadi Ketua RT, Wak Labu Jalankan “List Iuran” Perangkat RT untuk Open House
Iklan

leaderboard

DIKLIK.CO - Sehari menjelang rayo, Wak Labu macam biaso lah.

Ide begelige.......

di meja kedai kopi.

Sambil mengaduk kopi, Wak Labu sampaikan apo yang ado di otak dio

Ke Pak Mail dan Pak Ujang.

“Tahun ini di rumah kito buat open house RT.”

Pak Mail langsung mengangkat alis.

“Open house… untuk RT?”

Wak Labu mengangguk mantap.

“Supayo warga kumpul. Silaturahmi.”

Kedengarannyo elok lah.

Tapi Pak Mail tetap curiga.

Biasonyo kalau Wak Labu punyo ide besar…

akan ado korban.


Besok, Wak Labu sudah membawa selembar kertas panjang.

Judulnya besar di atas:

LIST IURAN PERANGKAT RT – OPEN HOUSE RAYO

Pak Ujang membaco gamat.

Di bawahnyo sudah ado daftar namo.

Ketua RT – Wak Labu

Sekretaris – Pak Mail

Keamanan – Bang Jali

Seksi Konsumsi – Mak Siti

Semua sudah diisi jumlah iurannyo. 😀


Pak Mail membaca lagi.

Jumlah iurannyo tidak kecil.

Dio langsung protes.

“Pak RT… ini open house atau resepsi kawin?”

Wak Labu menjawab santai,

“Silaturahmi harus disiapkan dengan baik.”


Pak Ujang melihat satu hal menarik.

“Pak RT… kenapo iuran Pak RT paling kecil?”

Wak Labu menjawab cepat:

“Sayo kan yang menyediakan rumah.”

Pak Mail tertawa pelan.

“Rumah memang rumah Pak RT… tapi yang makan nanti satu kampung.”


Bang Jali yang baru datang langsung membaco list itu.

Dio menggeleng.

“Pak RT ini pintar jugo.”

Wak Labu menyeringai bangga.

“Kenapo?”

Bang Jali menjawab,

“Ide open house dari Pak RT… yang bayar ramai-ramai.”

Siangnyo Mak Long melihat kertas list iuran itu di meja.

Membaco sebentar.

Lalu berkata pelan kepada Wak Labu,

“Labuu… ini open house atau gotong royong dapur?”

Wak Labu hanya tersenyum.


Akhirnyo list iuran itu tetap berjalan.

Sebagian warga menyumbang kue.

Sebagian membawa minuman.

Sebagian lagi membawa ketupat.

Hari Lebaran nanti rumah Wak Labu memang akan ramai.

Tapi di kedai kopi Pak Mail sudah memberi kesimpulan:

“Ini bukan open house Wak Labu…”

Pak Ujang bertanya,

“Jadi apo?”

Pak Mail menjawab sambil tertawa:

“Ini open house hasil patungan RT.” ☕😂


By Bang KR

(Cerita ini hanya hiburan semata)

Iklan

leaderboard

Komentar