diklik.co
Gaya Hidup

Wak Labu Jadi Ketua RT: Malam Takbiran — Mobil Hias Wak Labu Mogok di Tengah Jalan

Redaksi
Redaksi
Dipublikasi20 Maret 2026
Wak Labu Jadi Ketua RT: Malam Takbiran — Mobil Hias Wak Labu Mogok di Tengah Jalan
Iklan

leaderboard

DIKLIK.CO - Malam takbiran akhirnyo tibo di Kampung Parit Aman.

Langit gelap… tapi kampung terang oleh lampu hias.

Suara takbir mulai menggema dari surau.

Anak-anak berbaris membawa obor kecil.

Bapak-bapak sudah siap dengan beduk.

Dan di tengah semua itu…

mobil hias Wak Labu berdiri gagah.

Pick-up Bang Jali yang sudah dihias tadi siang terlihat mencolok.

Lampu kelap-kelip menyala.

Spanduk “RT 007” berkibar.

Anak-anak naik di bak belakang dengan wajah penuh semangat.

Wak Labu berdiri di samping mobil.

“Bismillah… kito mulai!”

Mobil berjalan pelan.

Takbir menggema.

Beduk dipukul dengan penuh semangat.

Warga di pinggir jalan melambaikan tangan.

Pak Mail berkata bangga,

“Ini baru pawai…”

Baru beberapa meter berjalan…

terdengar suara aneh dari mobil.

“krek… krek… krek…”

Bang Jali yang menyetir mulai curiga.

“Ini suara mesin… atau suara doa minta tolong?”

Tiba-tiba…

mobil mati.

Lampu masih menyala.

Tapi mesin diam.

Pawai berhenti total.

Anak-anak di belakang masih semangat bertakbir.

“ALLAHU AKBAR!”

Tapi mobil tidak bergerak.

Pak Ujang turun dan melihat mesin.

“Ini bukan mogok biasa…”

Pak Mail menambahkan,

“Ini mogok penuh makna.”

Wak Labu berdiri di depan mobil.

Tidak panik.

Tidak marah.

Dio berkata pelan:

“Tak apo… ini ujian.”

Bang Jali langsung menjawab,

“Ujiannyo datang cepat kali, Pak.”

Akhirnya diputuskan satu hal.

Mobil didorong.

Anak-anak tetap di atas.

Lampu tetap menyala.

Beduk tetap dipukul.

Pawai takbiran berubah bentuk.

Bukan lagi mobil berjalan.

Tapi mobil didorong ramai-ramai.

Warga di pinggir jalan melihat dan tertawa.

Tapi juga ikut membantu.

Malam itu pawai tetap berjalan.

Walau pelan.

Walau sambil dorong.

Walau penuh tawa.

Wak Labu berjalan di samping mobil.

Lalu berkata pelan:

“Yang penting bukan mobilnya… tapi kebersamaan.”

Pak Mail mengangguk.

“Betul Pak.”

Lalu dia menambahkan sambil tersenyum:

“Tapi kalau mobil hidup… lebih enak lagi.” ☕😂

Dan begitulah malam takbiran di Kampung Parit Aman.

Tak sempurna.

Tapi penuh cerita.

Karena di kampung ini…

bahkan mobil mogok pun bisa jadi bagian dari kebahagiaan. 😄


By Bang KR

(Cerita ini hanya hiburan semata)

Iklan

leaderboard

Komentar

Wak Labu Jadi Ketua RT: Malam Takbiran — Mobil Hias Wak Labu Mogok di Tengah Jalan | Diklik News