leaderboard
Diklik.co - Setelah program Jumat Bersih sukses… setidaknyo di media sosial, Wak Labu merasa satu hal penting masih kurang. Menurutnyo, seorang pemimpin yang otaknyo begelige harus punyo tim ahli.
Bukan sembarang orang.
Harus orang yang sering diajak diskusi strategis.
Tempat diskusi?
Sudah tentu… kedai kopi lagi.
Di grup WhatsApp RT muncul pengumuman resmi dari Wak Labu:
“Untuk meningkatkan kualitas kebijakan, saya membentuk Tim Ahli RT 007.”
Warga sempat kagum.
Walaupun cumo setakat RT tapi sudah pakai tim ahli.
Pak Ujang bahkan sempat berbisik,
“Hebat jugo Wak Labu ni.”
Sewaktu namo-namo tim ahli diumumkan… barulah warga paham.
Ketua Tim Ahli: Pak Beni
Bidang Strategi: Bang Jali
Bidang Komunikasi: Pak Mail
Ketigonyo… pelanggan tetap kedai kopi Bahagia.
Mak Siti langsung komentar di grup:
“Ini tim ahli atau tim ngopi?”
Rapat pertama diadakan di Kedai Kopi Bahagia.
Agenda besar:
“Visi RT 007 tahun 2026-2035.”
Wak Labu membuka rapat dengan serius.
“Menurut tim ahli, apa langkah strategis pertama?”
Pak Beni jawab cepat,
“Tambah kursi di kedai kopi.”
Semua ketawa.
Wak Labu tak yakin itu bercanda atau serius.
Diskusi berlangsung hampir dua jam.
Topik bergeser dari pembangunan kampung…
Ke harga kopi…
Lalu ke pertandingan bola semalam.
Akhirnyo Wak Labu menutup rapat dengan kalimat berat:
“Banyak masukan strategis hari ini.”
Padahal notulen kosong.
Besok paginyo Wak Labu kirim pesan di grup RT:
“Rapat Tim Ahli berjalan produktif. Banyak ide besar untuk masa depan kampung.”
Pak Ujang balas singkat,
“Parit belakang rumah saya masih sama, Pak.”
Kalimat pendek yang selalu mengembalikan diskusi ke bumi.
Walau begitu, Tim Ahli tetap eksis.
Setiap petang mereka rapat informal di kedai kopi.
Topik tetap besar:
Strategi pembangunan
Manajemen masyarakat
Visi kepemimpinan
Tapi entah kenapo, setiap rapat selalu diakhiri kalimat Pak Mail:
“Besok sajo kite pike an lagi.”
Kini warga di wilayah RT 007 punyo pengamatan baru.
Kalau Wak Labu memborak strategi besar,
Biasonyo akan muncul rapat.
Kalau sudah rapat…
Biasanyo pindah ke kedai kopi.
Dan kalau sudah di kedai kopi…
Yang paling berkembang bukan program kampung.
Tapi tagihan kopi.
Namun begitulah hidup di lingkungan RT 007.
Tim ahli boleh dibentuk.
Diskusi boleh panjang.
Tapi selama warga tetap kerja…
Kampung tetap jalan.
Walau pemimpinnyo masih sibuk menyusun strategi sambil menunggu kopi dingin. ☕😄
By Bang KR
(cerita ini hanya hiburan semata)



